KPU Kota Blitar Mendorong Partipasi Pemilih Muda melalui Sosialisasi kepada Mahasiswa

 

Blitar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menggelar sosialisasi pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat pada Minggu, 15 September 2024. Sosialisasi tersebut diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl. Cokroaminoto No. 3, Kota Blitar, dan dihadiri oleh anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para mahasiswa tentang pentingnya pemilihan yang demokratis serta meningkatkan pemahaman mereka terkait mekanisme Pilkada yang akan datang.

Hanina Firdausi, panitia acara, menjelaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran besar dalam Pilkada. "Kami berharap melalui sosialisasi ini, mahasiswa semakin sadar akan hak pilih mereka dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi Pilkada secara signifikan," ujar Hanina. Dia juga menekankan bahwa pendidikan pemilih di kalangan mahasiswa bukan hanya untuk meningkatkan angka partisipasi, tetapi juga agar mahasiswa menjadi pemilih yang kritis dan cerdas dalam memilih calon pemimpin. 

 

Salah satu pemateri utama, Sarwi Suci, yang merupakan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar, memberikan paparan tentang prinsip LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil). "Memilih bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab. Penting bagi setiap pemilih untuk memahami prinsip dasar pemilu yang bersih dan transparan agar suara mereka benar-benar diperhitungkan," tegasnya. Sarwi juga mengingatkan peserta untuk waspada terhadap segala bentuk politik uang yang dapat merusak integritas pemilu. Ia juga mengajak para mahasiswa untuk turut serta mengawasi jalannya Pilkada agar berjalan dengan lancar dan tanpa kecurangan.

Acara yang berlangsung selama dua jam ini menghadirkan suasana interaktif di mana para mahasiswa berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peran pemilih muda dalam pemilu. Banyak mahasiswa yang menyampaikan pendapatnya tentang bagaimana mereka dapat lebih terlibat dalam proses politik dan mendukung calon yang memiliki visi misi yang jelas untuk pembangunan daerah.

Mahdi, salah satu peserta dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, mengaku senang dengan diadakannya sosialisasi ini. "Acaranya seru banget, saya jadi lebih paham apa yang harus saya lakukan sebagai pemilih. Sekarang saya lebih mengerti bagaimana memilih calon pemimpin yang tepat, dan saya juga belajar banyak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat Pilkada nanti," ujarnya.

Acara ini diakhiri dengan harapan besar dari KPU agar para mahasiswa bisa menjadi contoh dalam ikut serta secara aktif pada Pilkada mendatang. KPU juga menekankan pentingnya peran mahasiswa untuk mengajak teman-teman dan keluarganya agar menggunakan hak pilih mereka. Dengan begitu, diharapkan tingkat partisipasi masyarakat, terutama dari kalangan generasi muda, dapat meningkat lebih banyak pada pemilu berikutnya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Bendowulung Tetap Beroperasi Meski Hanya Memiliki Satu Siswa

Rangkaian Lomba Budaya Meriahkan “Festival Rame ANTV” di Alun-Alun Kota Blitar